Cari Blog Ini

Rabu, 23 November 2011

Biblika (STT "Pais" Jakarta)


BIBLIKA
Oleh : Pdt. Maxi Pungus, M.Th, D.Min.

Arti Alkitab
I.         Biblika = Bibliologi = Alkitab
Kata yang berasal dari bahasa Yunani, BIBLOS = Kitab (buku), dan LOGOS = Pembicaraan/penetapan. Alkitab; kata yang berasal dari bahasa Arab (Al – Kitab) – kumpulan kitab-kitab. Dalam bahasa inggris, ‘BIBLE’ – Kitab suci (Holy Bible).
Alkitab terdiri dari 66 Kitab, PL=39 Kitab dan PB 27 Kitab. Ditulis oleh  40 orang yang hidup berbeda zaman, tempat, tingkat kehidupan dan suasana saat penulisan. Namun mereka secara khusus telah dipilih Tuhan untuk menuliskan kehendak-Nya bagi segala manusia di segala tempat dan adat.

II.      Dikatakan Alkitab adalah firman Allah yang hidup karena Alkitab ditulis bukan atas kehendak manusia melainkan oleh dorongan Allah (Roh Kudus).
2 Pet 1:21 yaitu agar manusia :
-          Memperoleh hikmat tentang keselamatan
-          Memperoleh tuntunan keselamatan.
Yang hanya dapat diperoleh dalam iman kepada Yesus Kristus. 2 Tim 3:15.
Karena Alkitab adalah Firman Allah maka, Mat 5 18-19 – IOTA sekalipun itu terkecil, tidak ada yang batal.
Selain itu Alkitab adalah merupakan suatu kesatuan walaupun terdiri dalam 66 Kitab, terbagi dalam 1189 pasal serta 31165 ayat, Alkitab tidak dapat dipisahkan, berdiri sendiri, dilepaskan, sekalipun untuk memahami bahagian tertentu harus diletakkan sebagi satu kesatuan.
Alkitab terdiri dari :
PL yang dapat dibagi :
-          Kitab Taurat – Kejadian – Ulangan = 5  Kitab
-          Kitab sejarah – Yosua – Ester = 12 Kitab
-          Kitab hikmat/Syair/sabur – Ayub – Kidung Agung = 5 Kitab
-          Kitab nabi-nabi besar – Yesaya – Daniel = 5 Kitab
-          Kitab Nabi-nabi kecil – Hosea-Malekhi = 12 Kitab
PB yang dapat dibagi :
-          Kitab Injil – Matius-Yohanes
-          Kitab Sejarah Gereja – Kisah para Rasul
-          Kitab Suratan Paulus pada Jemaat – Roma- 1,2 Tesalonika
-          Kitab Suratan Paulus pada Pribadi  - 1&2 Timotius – Filemon
-          Surat-surat umum Ibrani – Yudas
-          Kitab nubuatan – Wahyu pada Yohanes

III.   Isi Alkitab
Alkitab terdiri dari nubuat-nubuat dan kesaksian-kesaksian yang berpusat pada Yesus. Yoh 20:31. Inti sari pemberitaan adalah keselamatan di dalam Yesus Kristus dimana PL memuat nubuat-nubuat Allah tentang rencana keselamatan bagi umat manusia dan sang juruslamat yang akan datang sebagai kegenapan akan rencana tersebut. Sedangkan PB berisi kesaksian-kesaksian tentang kedatangan juruslamat serta karyaNya dalam rangka pengenapan keselamatan Allah tersebut.

IV.   Manfaat Alkitab.
Sebagai Firman Allah, Alkitab sangat bermanfaat bagi manusia (2 Tim 3:16) :
1.      Untuk mengajar orang
Kita harus belajar untuk dapat mengenal Allah
2.      Untuk menyatakan kesalahan orang
Firman Allah adalah cermin kita baca dan kita dapat mengenal kita lewat Firman Allah.
3.      Untuk memperbaiki kelakuan orang
Berusaha untuk memperbaiki
4.      Untuk mendidik orang pada kebenaran

Bagaimana jalan hidup kita, agar tidak menyimpang lagi sehingga menjadi kita :
a)      Kuat dan dewasa
Allah mau supaya kita bertumbuh dan menepati titik kedewasaan. Dalam Bahasa Yunani, “FELIZOZ” – kesempurnaan (titik kematangan) dan berbuah. Orang yang tidak berbuah akan timbul banyak masalah.
Rencana Allah = Percaya – Bertumbuh – Berbuah dengan melimpah, sehingga tidak lagi seperti anak-anak yang mudah diombang-ambingkan oleh pengajaran nabi-nabi palsu. Efesus 4:13-16
b)      Yakin akan keselamatan kita
Alkitab bukan saja terdiri dari janji2 Allah tetapi juga menyatakan jaminan bagi keselamatan kita.  I Yoh 3:13; Efesus 1:13-14; I Yoh 10:28; Yoh 14:6.
c)      Suci dihadapan Allah
 Allah bukan saja memberikan keselamatan cuma-Cuma pada kita, karena Ia tahu bahwa kita tidak dapat dari perbuatan dosa, berarti hidup kita sepertinya tiada kesucian dihadapan Allah, namu Alkitab menguatkan kita :
-          Kita mengaku dosa maka Dia akan mengampuni dan menyucikan kita 1Yoh 1:9.
-          Tuhan Yesus berkata bahwa kita sudah bersih oleh frimanNya Yoh 15:3.
-          Tuhan Yesus terus menerus berdoa buat kita, agar kita
Anugerah kebebasan diberikan Tuhan, bukan berarti kebebasan untuk berbuat dosa. Gal 5:13

Sifat-sifat Alkitab
1.      Alkitab tidak mungkin keliru.
Terjemahan (cetakan) dapat saja salah tetapi tulisan/naskah asli tidak mungkin keliru
Dalam Gereja Roma Katolik, dikatakan Paulus tidak mungkin keliru tapi tidak berlaku dalam gereja Reformasi, tidak mungkin seorang gembala tidak biasa keliru karena ia hanya manusia biasa yang memiliki tabiat dosa. Mata 5:18, 24:35

2.      Alkitab mutlak dibutuhkan manusia. Roma 10:17
Iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan Kristus. Tanpa Alkitab tidak dapat mengerti penyataan Allah yang memanggil manusia pada pertobatan melalui Yesus Kristus dan manusia akan terus berusaha untuk memperoleh keselamatan melalui perbuatan kebaikan dan kebajikan tapi tidak memberi hasil baginya. Efesus 2:8-9; Yesaya 64:6

3.      Alkitab berkuasa atau berwibawa
Alkitab memiliki kewibawaan otoritas tertinggi pada kehidupan manusia karena Firman Allah adalah ya dan amin, firman Allah tidak perlu dibela oleh siapapun karena Ia dapat membela dirinya sendiri

4.      Alkitab adalah CUKUP
Alkitab tidak perlu didukung dengan buku-buku ataupun pernyataan-peryataan lain 1Kor 4:6; Ams 30:5-6; Ul 4:2; Mzm 9:8. Sehingga tidak seorangpun yang boleh menambahkan/mengurangi isinya. Why 22:19.
Alkitab adalah cukup baik PB dan PL untuk mengungkapkan kebenaran Allah, rencananya, jalan keselamatan sampai kesudahan akhir zaman.


5.      Alkitab adalah terang
Kalau Alkitab sulit dimengerti, maka tidak berarti bahwa Alkitab kurang terang. Yang menjadi Ia kurang terang, ialah akal budi kita sendiri yang gelap, ingin menyoroti Alkitab menurut ukuran-ukuran kita sehingga tidak ditemukan apapun.

6.      Alkitab mencapai maksud dan tujuan
Adapun maksud dan tujuan Alkitab adalah memanggil dan menghantarkan manusia pada keselamatan oleh kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.

7.      Alkitab adalah satu kesatuan
Sekalipun diitulis oleh ± 40 orang dalam waktu sekitar 1600 tahun, Alkitab tidaklah saling bertentangan isinya satu dengan yang lain karena kesemuanya digerakkan oleh satu pribadi yaitu Roh Kudus.
Alkitab adalah buah Roh Kudus, sekarang Dia ada didunia meneruskan misi Tuhan Yesus dalam diri manusia. Ia juga yang  menjaga dan juga memelihara karyanNya dari sekarang sampai selamanya.

Allah berbicara pada manusia melalui 4 cara :
1.      Bicara secara langsung tanpa perantara. (Cth. Musa, Gideon)
2.      Dengan perantara para Nabi. (Cth. Elia kepada Elisa, Natan Kepada Daud)
3.      Melalui AnakNya yaitu Yesus
4.      Dengan FirmanNya yang tertulis, yaitu melalui Alkitab.
Masa kini manusia berbicara kepada Allah melalui Doa dan Allah menjawab melalui Alkitab, berarti manusia harus membaca, merenungkan dan membicarakannya. 2 Tim 3:15; Yos 1:8; Mzm 1:1-2; Ul 6:1-9.
Alkitab ada untuk semua orang. Alkitab telah diterjemahkan oleh banyak bahasa, bahkan dalam bahasa yang tidak dikenal sehingga kabar baik dapat ditemukan, dibaca, oleh semua orang dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Karena Alkitab merupakan buah karya Roh Kudus. Demikian juga kita membacanya kita perlu bimbingan Roh Kudus sehingga ia mengajar, membimbing, mengingatkan kita tentang segala susuatu yang kita butuhkan masa kini maupun kebutuhan pada masa akan datang. Yoh 14:26.

Kesimpulan:
1.      Alkitab dibutuhkan manusia sehingga mereka tahu akan jalan keselamatan
2.      Alkitab dibutuhkan manusia untuk pertumbuhan Rohani
3.      Alkitab dibutuhkan hamba-hamba Tuhan untuk kehidupan dan pelayanannya.2Tim 4:1-2
a.       Hamba-hamba Tuhan harus memberitakan Firman Allah kepada orang-orang yang belum Kristen supaya mereka tahu akan jalan keselamatan.
b.      Hamba-hamba Tuhan harus memberitakan kepada orang-orang Kristen agar mereka bertumbuh dalam Kristus.

Bagaimana Alkitab diperoleh :
1.      Atas kehendak Allah. 2 Pet 1:1; 2 Tim 3:16.
a.       Manusia dipakai Allah untuk menyalurkan kehendak allah (Ibrani 11:1)
-          Berbicara kepada nenek moyang dengan perantaraan para nabi.
-          Allah berbicara sendiri melalui perantaraan manusia Yesus Kristus.
b.      Allah memakai keadaan manusia untuk menyatakan maksudnya yaitu melalui keadaan politik, keberadaannya manusia itu sendiri.b, kebudayaan, situasi, ekonomi dan seterusnya.
c.       Sikap kita dalam menerima wahyu. Ul 4:2; Ams 2:18; Why
2.      Penyalinan-penyalinan dari naskah-naskah asli supaya manusia berbeda bahasa mengerti apa itu kehendak Allah.
3.      Perkembangan salinan-salina Alkitab, permulaan penulisan Alkitab, ditulis dan disalin dengan tangan, kira-kira tahun 1506 seluruhnya dicetak untuk pertama kali.
4.      Cara dahulu kala untuk membuat salinan-salinan
a.       Ditulis di PAPYRUS (dipakai sebagai kertas).
Dipinggir sungai Nil terdapat semacam jenis tumbuhan yang mana cabangnya yang besar dikenal, lalu ditipiskan, diratakan menjadi lembaran lapisan itu diletakkan melintang sehingga menjadi kemudian dijemur dan dibuat hingga menjadi 1 lembaran yang licin kemudian digantungkan.
b.      PERKAMEN.
Dibuat dari kulit kambing yang harganya lebih dari Papyrus dan dapat disimpan begitu lama. Dalam zaman Rasul-rasul kurang dipakai karena mahal, maka surat-surat yang dipakai Papyrus.

Kanon Alkitab
Istilah Kanon berasal dari Bahasa Yunani dengan akar kata
Yaitu dalam bahasa Asiria, Aram, Ibrani dan Arab. Artinya alang-alang sejenis bambu. Pada masa dahulu tangkai alang-alang yang panjang diigunakan sebagai alat pengukur khusus dipakai oleh juru bangunan.
Istilah dalam bahasa Asyria yaitu tongkat bambu/pengukur kebudayaan Ibrani
Kanon tidak sebagai tongkat pengukur yang hanya digunakan juru bangunan tetapi istilah ini berarti kaidah, norma atau standar.
A.    Yang tidak termasuk Kanon
1.      Apocrypha I – Deitro konikal
2.      Yang diakui Roma Katholik diluar dari 66 Kitab dalam Alkitab
3.      Yang tidak diakaui gereja-gereja Protestan.
B.     Yang termasuk kanon
1.      Yang mempunyai keajaiban yang dibuktikan
2.      Yang mempunyai nubuatan yang dipenuhi.

Cara Kanon PL dikenal
1.      Ditulis/diperiksa/diakui para nabi.
2.      .
3.      Yesus Kristus dan rasul-rasul mengutip apa yang di sampaikan nabi-nabi di PL. Mat 5:17, 4:16; Yes 8:23.

Terciptanya Kanon PL
Semua kitab-kitab yang diitulis nabi-nabi, raja-raja, dan Imam-imam yang dipercayakan Tuhan dikumpulkan pada Zaman Ezra. Ia berusaha mengumpulkan menyusun sebagaimana rupa sehingga menjadi buku sejarah. Sebelumnya Firman Tuhan itu terpisah satu sama yang lain  yagn berupa gulungan-gulungan kitab. Ezra mengumpulkannya untuk membina bangsa Israel yang kembali dari pembuangan di Babel.

Perkembangan Kanon PL
1.      Allah tetap menyuruh hamba-hanbaNya untuk berbicara maupun menulis
2.      Sekolah didirikan Samuel untuk memelihara dan
3.      Kitab PL yang disahkan disimpan pada rumah-rumah tertentu
4.      Pada masa Ezra dan Nehemia Firman Allah selalu dibacakan.


Cara Kanon PB dikenal
1.      Kitab itu ditulis oleh seorang rasul Kristus atau rekan-rekan dari rasul tersebut.
2.      Ada kutipan-kutipan dari Perjajian Lama.
3.      Membangun menasehati mengajar ketetapan-ketetapan Allah dalam Yesus Kristus serta membangun tubuh Kristus. 2 Tim 3:16

Perkembangan Kanon Perjanjian Baru
1.      Tambahan dari kitab Perjanjian Lama
2.      Pengumpulkan kanon Perjanjian Baru berlangsung kira-kira 300 tahun yaitu :
a.       Kitab Perjanjian Baru ditulis kira-kira 50-100 M
b.      Kitab Perjanjian Baru dikumpulkan dan dibacakan didalam gereja diantara tahun
c.       Kitab-kitab Perjanjian Baru diperiksa dengan teliti

Kanon PB tidak ditandai dengan penetapan suatu keputusan konsili gereja, akan tetapi hanya pengesahan dari pada kitab-kitab yang mana sudah diterima oleh gereja-gereja.

Usaha-usaha penetapan Kanon
A.    Usaha-usaha mulai dilakukan penyusunan kanon.
1.      Kanon Maratori
Nama kanon diambil dari penemunya yaitu L.A Maratori (160-180 M). Kanon ini merupakan kumpulan PB yang pertama yang ditulis oleh Rasul yang ditempatkan sejajar dengan PL yang terdapat :
I&II Petrus, I Yohanes, Ibrani, Yakobus.
2.      Irenaus (seorang Uskup Itali bagian Barat)
Seluruh PB diakui kecuali Kitab Yudas, 2 Petrus, Yakobus, Filipi, 2&3 Yohanes dan Wahyu tidak termasuk.
3.      Versi Syria (abad III)
Yang tidak termasuk kanon PB adalah Kitab Wahyu
4.      Origen (105-25 M)
Ia menanmbah surat Barnabas, Hermes, Didakthe dan Ibrani disebut Injil.
5.      Clemant (Dari Aleksandria)
Yang tidak termasuk Kitab Yakobus, 2 Petrus dan 3 Yohanes
6.      Eusedius (Kaisarea)
Yang tidak termasuk Kitab Yakobus, Yudas, 2 Petrus dan 2,3 Yohanes.
7.      .

B.     Usaha-usaha nyata mulai dilakukan oleh tokoh-tokoh Gereja Timur dan Barat.
I.     Gereja Timur
1.      Antanaseus
Ia mendaftarkan 27 buku PB sebagai sumber satu-satunya sumber keselamatan dan pengajaran Agma yang Authentic bersama dengan itu ia menyebutkan buku-buku yang nilainya lebih rendah, Kitab Amsal, Eclesiastikus, Ester, Tobit dan Yudit.
2.      Konsili Laodikia (362 M)
Konsili ini bersifat lokal tidak Universal. Semua buku PB diterima kecuali Kitab Wahyu.

II.  Gereja Barat.
1.      Jerome 345-419 M
Ia mendapaftarkan buku yang mempunyai otoritas yang
Adanya daftar kanon.
2.      Sinode Khartago (397 M)
ini adalah konsili ke-3 yang dilaksanakan di bawah pimpinan Uskup Hioo. Konsili ini menetapkan kanon yang dapat dibaca pada pertemuan Kitab suci
3.      Sinode Khartago ke IV
Dibawah pimpinan Agustinus, hal ini adalah penetapan kembali konsili 3

Catatan mengenai Krtiteria
1.      Kriteria Umum.
Kesaksian Roh Kudus dalam kesaksian-kesaksian tersebut.
2.      Kriteria Khusus
a.       Berasal dari dan didukung oleh Rasul.
b.      Diterima dan dipakai oleh gereja mula-mula.
c.       Mempengaruhi iman/rohani setiap orang.

Didalam penulisan Alkitab yang menyatakan tulisan Allah ada 3 :
-          Wahyu Allah
-          Pengilhaman
-          Penerangan Wahyu Allah

Wahyu Allah adalah peryataan Allah pada Manusia melalui berbagai cara yaitu antara lain :
-          Penyataan Wahyu umum
Wahyu Umum ini disebut juga wahyu alam dimana wahyu alam ini adalah Allah sendiri. Akan tetapi tidak cukup mengenal Allah dengan alam ini. Tentunya memerlukan Firman Allah/Alkitab sebagai dasar iman Kristen.
-          Penyataan Wahyu Khusus
Allah mewujudkan dirinya kepada manusia secara langsung dengan cara keajaiban. Mat 1:20-21 (anak yang dikandung dari Roh Kudus) sebagai pernyataan kuasa Allah dan hadirat Allah.

Arti dari wahyu Firman Tuhan
Tindakan Allah untuk mengungkapkan kebenaran-kebenarannya kepada penulis yang tidak dapat diketahui oleh akal manusia. Dengan kata lain wahyu Allah adalah pembukaan kebenaran dari pihak Allah sendir.

Mengapa wahyu Allah tertulis dibuktikan?
1.      Karena sikap Allah dimana tidak ada wahyu Khusus untuk semua orang.
Catatan : oleh karena sudah ada Alkitab/Firman Allah yang ditulis maka tidak perlu ada wahyu langsung dari Allah kepada orang Zaman ini.
2.       Karena keadaan dimana akal manusia sudah dipengaruhi dosa maka manusia kurang memimpin manusia itu pada kebenaran Allah. 1 Kor   :20. Juga keadaan suara hati nurani manusia itu sendirisudah dipengaruhi oleh dosa. Titus 1:21.
Kesimpulan :
Alkitab itu dibutuhkan oleh karena manusia tidak dapat lagi mengetahui kehendak Allah dengan sesungguhanya. Roma 14:

Maksud dan tujuan
Untuk memberitahukan kepada manusia tentang jalan keselamatan dari dalam Kristus supaya mereka dapa bertobat, percaya dan beroleh hidup yang kekal. Yoh 3:16

Pengilhaman
1.      Defenisi
Pekerjaan Allah melalui Roh Kudus kepada seseorang yang telah dipilihNya untuk menyatakan atau menulis perkataan yang dikehendakiNya sehingga mereka dapat melakukan tanpa salah.
Jadi pengilhaman itu adalah pemberitahuan kebenaran. Yaitu :
a.       Nafas yang dihembuskan Allah. 2 Tim 3:16
b.      Dorongan dari pada Roh Kudus, orang-orang yang berbicara dengan kebenaran. 2 Petrus 2:1

2.      Bahan Alkitab berasal dari 3 sumber, Yaitu :
a.       Wahyu Allah yang tidak dapa diketahui oleh penulis. Contoh Kitab Wahyu.
b.      Catatan/laporan orang yang langsung berbicara dengan Allah dan catatan/laporan dari hasil penyelidikan. Contoh injil Lukas
c.       Pengalaman/pengetahuan didalam penyelidikan oleh penulis.

3.      Hubungan wahyu dengan Pengilhaman
a.       Kadang-kadang ada ilham tanpa wahyu khusus sebab ada hal-hal yang sudah diketahui penulis. Likas 11:4
b.      Banyak sekali penulisan tersebut dinyatakan secara langsung maupun tidak langsung.

4.      Teori pengilhaman
A.    Teori intuisi atau gerak hati
Penulis-penulis yang mendasarkan penulisannya pada kemampuannya sendiri oleh sebab itu pemberitaan Firman Tuhan tidak secara ajaib melainkan atas usaha manusia. Jadi teori ini menyatakan Alkitab hanyalah buku-buku biasa.
B.     Teori Iluminasi – hayalan
Ini menyatakan pengilhaman sama untuk semua orang termasuk pebulis-penulis Alkitab tiap-tiap orang memerlukan iluminasi yang khusus dari Allah yang kudus untuk mengerti sabda Allah. Hal ini bertentangan dengan 2 Petrus 1:21.
C.     Teori Konsep
Tugas dari Roh kudus adalah memberikan konsep-konsep dengan luas kepada penulis termasuk
Dan penulis memakai konsep-konsep itu disesuaikan dengan kemampuannya untuk menyusun
Bandingkan 1 Kor 2:13
D.    Teori Mekanis
Penulis hanya berfungsi sebagai mesin dengan menulis kata-kata yang didikte oleh Allah akan tetapi didalam Alkitab sikap-sikap penulis cukup nyata dalam penulisannya, dimana tiap-tiap penulis memakai caranya sendiri. Lukas 1:3.
E.     Teori Dunamis
Menyatakan bahwa  semakin dekat penulis dengan Allah, makin dapat dipercaya tulisannya, maka makin dapat dijadikan kebenaran. Hal ini bertentangan dengan Kristen karena kewibawaan Alkitab tergantung kepada penulis bukan pada Roh Kudus. Bandingkan Yoh 14:26
F.      Teori Organis
Menyatakan bahwa semua Firman Tuhan sudah diilhamkan dan setiap orang yang menulis dipimpin oleh Roh Kudus akan tetapi sifat dari tiap-tiap penulis tidak dikesampingkan tapi dikuasai Roh Kudus. Dengan kata lain, tiap-tiap kata berasal dari Allah atau diilhamkan oleh Allah dan disalurkan oleh orang-orang tertentu. Bandingkan Ibrani 1:1-4.


I.          Terjemahan Kuno
Terjemahan-terjemahan yang ditulis dalam bahasa Ibrani dengan memakai huruf Samaria. Hal ini dipengaruhi oleh perkawinan campuran oleh orang-orang Yahudi/Israel dengan orang-orang non Yahudi yang tinggal di Samaris memakai 2 bahasa, Aramik dan Ibrani. Kira-kira tahun 150 M, Pl dan PB diterjemahkan dalam Bahasa Syria
Terjemahan Vulgata pada tahun 400 SM, Alkitab diterjemahkan dalam Bahasa Latin oleh HIERONYMUS atas perintah Uskup Roma. Terjemahan Vulgata ini merupakan Alkitab yang sah yang digunakan oleh gereja-gereja katholik.

II.       Pandangan-pandangan yang wajar dalam terjemahan
A.    Terjemahan yang layak dipakai harus memenuhi 4 syarat :
1.      Diterjemahkan dalam Bahasa Ibrani (PL) dan Bahasa Yunani (PB).
2.      Harus dimengerti struktur bahasa dalam bahasa yang digunakan.
3.      Harus dimengerti kesusastraan Ibrani dan Yunani (sejarah, tatabahasa yang paling bagus dan sempurna didunia)
4.      Selain ke-3 persyaratan ini penerjemahan ke bahasa lain juga harus mempelajari latar belakang PL dan PB

III.    Teori sumber Abad 19
Menurut beberapa teolog (para ahli) abad 19 kitab taurat dibedakan dalam 4 sumber :
1.      Sumber yang memakai YHWH. Sumber ini disinkat ‘J’
2.      Sumber yang memakai ELOHIM. Sumber ini disingkat huruf ‘E’
3.      Sumber yang utama dipakai dalam Ulangan. Sumber ini dinamakan DEUTERONOMIS atau disingkat ‘D’.
4.      Sumber yang dikarang sesudah zaman pembuangan oleh imam-imam oleh karenanya sumber ini dinamakan naskah Imam-imam disingkat huruf ‘P’
4 sumber ini terjadi dalam urutan “JEDP”. Pengaruh yang menyebabkan teori sumbe4r terjadi karena banyak sarjana Alkitab pada waktu itu menekankan Kritikisme sejarah (Historikal) dan Kritikisme Sastra (Liberary Kritikism) dalam usaha atau menyelidiki asal usul Alkitab.

IV.    Teori 2 sumber (PB)

M                            Markus                     Q                L



            Matius                                              Lukas

Markus dan Q = sumber yang berisi sabda-sabda Yesus
Markus yang pertama kali menulis kemudian Matius dan Lukas jadi keduanya mengambil sumber dari markus dan juga ditambah yang bersumber dari Q yang berisi sabda-sabda Yesus.

Teori Biblika
Maksud mempelajari teologi Alkitab. Kol 1:9-10
1.      Mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna
2.      Supaya hidup layak
3.      Berkenan kepada Tuhan
4.      Pemberi buah dalam pekerjaan yang benar
5.      Bertumbuh dalam pertumbuhan yang benar

Bagimana mengerti teologi Alkitab secara benar ? Yoh 14:26; 16:13-15
Roh Kudus harus ada dalam kehidupan sebab kebenaran itu
1.       Dengan dipimpin Roh Kudus
2.      Roh kudus mengajarkan segala sesuatu
3.      Roh Kudus memimpin dalam kebenaran
4.      Roh kudus mengingatkan segala yang diajarkan oleh Yesus
5.      Roh Kudus memberitahukan hal-hal yang akan datang.


1 komentar: