Cari Blog Ini

Rabu, 07 April 2010

Surat Pribadi Benny Hinn Tentang Perceraiannya

Surat Pribadi Benny Hinn Tentang Perceraiannya


Dalam sebuah surat kepada para mitranya, penginjil Benny Hinn mengatakan dia berdoa Allah akan memulihkan keluarganya. Seperti diberitakan, Suzanne, istri Hinn mengajukan gugatan cerai pada 1 Februari lalu. Menurut Associated Press, dokumen pengadilan menyebutkan pasangan tersebut telah terpisah sejak 26 Januari 2010.

Hinn mengatakan, istrinya tengah berada di bawah tekanan besar, tapi ia dan anak-anaknya tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi. "Perceraian adalah hal terakhir di pikiran saya dan mereka," tulis Hinn dalam surat pribadinya yang diposting pada situs webnya. Dia mengatakan sangat terguncang ketika pengacara Suzanne memberitahukan bahwa istrinya telah mengajukan gugatan cerai.

Kepada keluarganya, Suzanne tidak pernah memberikan sedikit pun tanda-tanda bahwa hal ini ada di benaknya. Hinn menambahkan bahwa orangtua istrinya juga tidak tahu bahwa dia telah mengajukan gugatan cerai sampai ia memberitahu mereka pada 17 Februari lalu.

"Bahkan saat ini, anak-anak dan saya tidak tahu mengapa dia melakukannya... Saya mencintai istri saya, dan saya berdoa bahwa Tuhan sendiri akan mengurus ini dan membawa pemulihan kepada keluarga saya yang sangat berharga."

Hinn mengatakan bahwa istrinya tidak memiliki dasar Alkitab yang cukup untuk mengajukan perceraian karena tidak satu pun dari mereka terlibat dalam perzinahan sepanjang 30 tahun pernikahan.

"Kami berdua telah membuat perjanjian dengan Allah dan tetap murni di hadapan-Nya, dan saya berdoa dengan segenap hati, Tuhan Yesus akan memulihkan keluarga saya dan melindungi pekerjaan-Nya untuk kemuliaan-Nya," tulis Hinn.

Hinn mengatakan dia tidak berencana untuk beristirahat dari berkhotbah dan memimpin pelayanan penyembuhan di seluruh dunia. "Saya akan terus memberitakan Injil dan berdoa untuk orang sakit seperti yang telah saya lakukan selama 36 tahun. Saya tidak akan membiarkan apa pun untuk memperlambat saya atau menghentikan saya. Komitmen saya untuk Yesus yang sangat berharga adalah selamanya, dan tidak ada yang akan bisa mengubah itu," tulisnya.

Dalam video yang ditampilkan dalam websitenya, Benny Hinn juga membacakan surat pribadinya tersebut secara langsung dan menyatakan kesedihan hatinya atas keretakan dalam rumah tangganya tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar